Category: lucu


SMS saat Idul Fitri Nanti  2011.

Jadi saya sudah nggak perlu kirim SMS lagi ya….. He he he

Maapin segale kekurangan, kesalahan, khilaf ane & keluarge ye…..

* * * * * *

Kata telah terucap, tangan telah tergerak, prasangka telah terungkap,
Tiada kata, Kecuali “saling maaf” jalin ukhuwah & kasih sayang raih
indahnya kemenangan hakiki, Selamat Hari Raya Iedul Fitri

Selamat Hari …… ,
Marilah Kita saling mengasihi n memaafkan…
Ku tau kau telah banyak berbuat salah Dan dosa kepadaku, sering meminjam
duit n Ga ngembaliin, pake motor Ga pernah isi bensin, tapi tak usah
risau… Ku t`lah memaafkanmu. ..

” Sepuluh jari tersusun rapi.. Bunga melati pengharum hati .. SMS dikirim
pengganti diri… Memohon maaf setulus hati … Mohon Maaf Lahir Dan Batin
.. Met Idul Fitri …

Andai jemari tak smpt berjabat,andai raga tak dpt b’tatap
Seiring beduk yg mgema,sruan takbir yg berkumandang
Kuhaturkan salam menyambut Hari raya idul fitri,jk Ada kata serta khilafku
membekas lara mhn maaf lahir batin.
SELAMAT IDUL FITRI

Mawar berseri dipagi Hari
Pancaran putihnya menyapa nurani
Sms dikirim pengganti diri
SELAMAT IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR BATHIN

Sebelum Ramadhan pergi
Sebelum Idul fitri datang
Sebelum operator sibuk
Sebelum sms pending mulu
Sebelum pulsa habis
Dari hati ngucapin MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan IA keruh,
Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan dia mendung,
Jika HATI seindah BULAN, hiasi IA dengan IMAN.
Mohon Maaf lahir Dan batin

Menyambung kasih, merajut cinta, beralas ikhlas, beratap DOA.
Semasa hidup bersimbah khilaf & dosa, berharap dibasuh maaf.
Selamat Idul Fitri

Melati semerbak harum mewangi,
Sebagai penghias di Hari fitri,
SMS ini hadir pengganti diri,
Ulurkan tangan silaturahmi.
Selamat Idul Fitri

Sebelas bulan Kita kejar dunia,
Kita umbar napsu angkara.
Sebulan penuh Kita gelar puasa,
Kita bakar segala dosa.
Sebelas bulan Kita sebar dengki Dan prasangka,
Sebulan penuh Kita tebar kasih sayang sesama.
Dua belas bulan Kita berinteraksi penuh salah Dan khilaf,
Di Hari suci nan fitri ini, Kita cuci hati, Kita buka pintu maaf.
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Andai jemari tak sempat berjabat.
Jika raga tak bisa bersua.
Bila Ada kata membekas luka.
Semoga pintu maaf masih terbuka.
Selamat Idul Fitri

Faith makes all things possible.
Hope makes all things work.
Love makes all things beautiful.
May you have all of the three.
Happy Iedul Fitri.”

Walopun operator sibuk n’ sms pending terus,
Kami sekeluarga tetap kekeuh mengucapkan
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Bila kata merangkai dusta..
Bila langkah membekas lara…
Bila hati penuh prasangka…
Dan bila Ada langkah yang menoreh luka.
Mohon bukakan pintu maaf…
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Fitrah sejati adalah meng-Akbarkan Allah..
Dan Syariat-Nya di alam jiwa..
Di dunia nyata, dalam segala gerak..
Di sepanjang nafas Dan langkah..
Semoga seperti itulah diri Kita di Hari kemenangan ini..
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Waktu mengalir bagaikan air
Ramadhan suci akan berakhir
Tuk salah yg pernah Ada
Tuk khilaf yg sempat terucap
Pintu maaf selalu kuharap
Met Idul Fitri

Walaupun Hati gak sebening XL Dan secerah MENTARI.
Banyak khilaf yang buat FREN kecewa,
Kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS kan dari ROAMING dosa
Dan Kita semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya
Yang selalu membuat Kita HOKI dalam mencari kartu AS
Selama Kita hidup karena Kita harus FLEXIbel
Untuk menerima semua pemberianNYA Dan menjalani
MATRIX kehidupan ini…Dan semoga amal Kita tidak ESIA-ESIA…
Mohon Maaf Lahir Bathin.

Satukan tangan,satukan hati
Itulah indahnya silaturahmi
Di Hari kemenangan Kita padukan
Keikhlasan untuk saling memaafkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon Maaf Lahir Batin

MTV bilang kalo MO minta maap g ush nunggu lebaran
Org bijak blg kerennya kalo mnt maap duluan
Ust. Jefri blg org cakep mnt maap gk prl disuruh
Kyai blg org jujur Ga perlu malu utk minta maap
Jd krn Mrs anak nongkrong yg jujur, keren cakep Dan baek
Ya gw ngucapin minal aidzin wal faizin , mohon maaf lahir Dan batin …

JABAT TANGAN TERLUCU

 

Presiden Obama sudah pulang dari Indonesia, tetapi kedatangannya kemarin meninggalkan cerita yang masih ramai dibicarakan orang. Ini bukan cerita soal Obama, sudah basi kalau cerita tentang dia, tapi ini cerita tentang salaman Menkominfo Tifatul Sembiring dengan istri Obama, Michelle. Salaman itu menjadi kontroversi karena selama ini Tifatul tidak pernah mau bersalaman dengan wanita yang bukan muhrimnya. Tetapi ketika disalami Michelle Obama, Tifatul malah bersedia, bahkan sambil membungkukkan badan segala (lihat foto di bawah).

Insiden jabat tangan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring dengan Ibu Negara Amerika Serikat Michelle Obama menjadi perbincangan di media jejaring sosial dan menjadi topik di sejumlah media massa Amerika Serikat. Mengutip kantor berita Associated Press, situs The Washington Post dan Chicago Tribune memuat berita soal salaman tersebut.

Situs The Washington Post menulis berita bertajuk, “Minister admits reluctant Michelle Obama handshake,” atau “Menteri mengaku grogi bersalaman dengan Michelle Obama”. Sementara, Chicago Tribune mewartakan berita tersebut dengan judul, “She made me do it: Conservative Muslim Indonesia minister says Michelle Obama forced handshake”, atau “Dia membuat saya melakukan itu: Menteri Indonesia dari kalangan Muslim Konservatif mengaku Michelle Obama bersikeras untuk bersalaman.”

Dalam akun Twitter @tifsembiring, Tifatul menulis mengenai insiden tersebut: “”Sudah ditahan dua tangan, eh Bu Michele nya nyodorin tangannya maju banget…kena deh.” (baca beritanya di sini)

~~~~

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan prinsip Tifatul. Bahwa dia tidak mau bersalaman dengan wanita yang bukan muhrim itu sudah benar, karena para ulama berbeda pendapat soal salaman itu, ada yang membolehkan dan ada yang mengharamkan, tergantung kita ikut pendapat yang mana. Baiklah, kita tidak akan berdebat soal hukum itu, karena setiap pendapat punya alasan yang sama kuat. Sebagian ulama seperti kiai di pesantren mengambil jalan tengah dengan melakukan salaman dengan cara mendekapkan kedua tangan di dada, persis seperti gaya salaman orang Sunda kalau ketemu di jalan. Jadi, tangan pria dan wanita tidak bersentuhan langsung, tetapi inti dari salaman yang menunjukkan penghormatan tetap tercapai. Gaya salaman seperti inilah yang banyak dianut oleh kalangan aktivis Islam maupun mahasiswi yang menggunakan hijab (jilbab). Kalau anda bertemu dengan mahasiswi berjilbab lalu anda mengajaknya bersalaman tetapi dia hanya mengangguk sambil mendekapkan kedua tangan di dada, maka anda seharusnya bisa memahami prinsipnya itu dan jangan paksakan salaman anda kepadanya.

Yang menjadi masalah dalam salaman Tifatul adalah inkonsistensi dia. Terhadap wanita lain dia tidak mau salaman, tetapi terhadap Michelle Obama dia mau, meskipun dia katakan itu dilakukan dalam keadaan terpaksa. Dengan alasan yang dia kemukakan di atas (“Sudah ditahan dua tangan, eh Bu Michele nya nyodorin tangannya maju banget…kena deh“, seperti kata Tifatul dalam Twitternya), tentu saja alasan itu hanya menjadi bulanan-bulanan karena dianggap ngeles dan segala macam. Posisi Tifatul menjadi rumit karena dia berasal dari partai yang berazaskan Islam (pers asing menyebutnya partai Islam konservatif, istilah yang menurut saya menyesatkan, seakan-akan Islam itu terbagi-bagi menjadi beberapa macam mulai dari moderat hingga konservatif). Orang-orang bisa berprasangka yang bukan-bukan tentang ajaran Islam, seolah-olah Islam melarang salaman antara pria dan wanita yang bukan muhrim, dan sebagainya.

Menurut pendapat saya Tifatul terlalu kaku dalam prinsipnya itu, yang dalam kalangan ulama hukumnya masih khilafiyah (masih diperdebatkan boleh tidaknya). Tidak seharusnya dia menolak bersalaman jika wanita yang mengajak salaman itu yang memulai duluan menjulurkan tangan. Jika dia menolak bersalaman, bisa-bisa menimbulkan salah paham yang ujung-ujungnya menimbulkan ketersinggungan. Iktikad baik dari salaman itu malah menimbulkan antipati, bukannya rasa simpati. Kalaupun dia tetap kukuh menolak, sebaiknya dia memberi isyarat untuk tidak mau, tetapi yang terjadi adalah dia malah menerima jabat tangan itu. Inilah inkonsistensi yang dipermasalahkan orang, bukan keyakinan atau prinsip yang dianut Tifatul yang dimasalahkan.

Saya pribadi tidak menolak bersalaman dengan wanita yang bukan muhrim. Memang biasanya saya tidak memulai mengajak salaman duluan, kalau masih bisa salaman diganti dengan anggukan sambil tersenyum, maka itu sudah cukup. Tetapi, kalau ada teman wanita atau mahasiswi saya yang mengajak salaman, maka saya juga tidak menolaknya. Saya menyambut salaman itu dengan wajar saja, tidak ada yang salah dengan itu. Terhadap wanita yang berjilbab dan tidak mau bersalaman, saya pun bisa memahaminya dan cukup salaman dengan gaya Sunda tadi. Kita hidup dengan bermacam-macam prinsip dan keyakinan, tinggal bagaimana kita menghargai prinsip dan keyakinan seseorang. Hanya saja jika orang lain tidak mengetahui kita punya prinsip dan keyakinan demikian, maka kita cukup menyesuaikan dan tidak memaksakannya karena alasan kebaikan bersama.

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.